Minggu, 24 Februari 2013

bagus tri mahmud 9h/04





KOMPAS/Robert Adhi Ksp Pereli Indonesia Subhan Aksa ketika berlaga di Reli Dunia di sardinia, Italia, Oktober 2012 lalu
MAKASSAR, KOMPAS.com - Subhan Aksa serius memimpin Pengprov IMI (Ikatan Motor Indonesia) Sulawesi Selatan. Berawal dari dorongan para pelaku otomotif Sulsel, pereli nasional yang tengah merintis karir di reli dunia itu meresponnya dengan menyatakan dirinya siap 100 persen maju dalam Mukerda Pengprov IMI Sulsel hari Minggu (24/2/2013) besok.

Sejumlah baliho dukungan mulai terpasang di berbagai titik keramaian Kota Makassar, antara lain di Jalan AP Pettarani dan Sudirman. Hari Jumat kemarin, Ubang mendeklarasikan kesiapannya dalam sebuah pertemuan di Hotel Aryaduta Makassar. Sekitar 30-an perwakilan klub-klub otomotif Sulsel hadir di acara itu sebagai bentuk dukungan. Ubang berupaya menyerap aspirasi para anggota IMI Sulsel.
Saya ingin menjadikan IMI Sulsel sebagai barometer organisasi otomotif di Kawasan Timur Indonesia yang dikelola secara mandiri, profesional, dan modern.
-- Subhan Aksa
Dalam paparan misi dan visinya, Ubang kembali mempertegas kecintaannya pada dunia otomotif serta keinginan dan kesiapannya membangun IMI Sulsel di masa mendatang.

“Saya ingin menjadikan IMI Sulsel sebagai barometer organisasi otomotif di Kawasan Timur Indonesia yang dikelola secara mandiri, profesional, dan modern. Bersama pengurus lain, kita harus siap menjadikan IMI Sulsel sebagai pengprov terbaik di Kawasan Timur Indonesia (KTI) bahkan untuk Indonesia,” tegas Ubang menyampaikan visi dan misinya.

Untuk itu Subhan Aksa dan jajarannya akan menjalin kerjasama dengan stakeholder di tingkat pemerintah provinsi, kota/kabupaten, pihak swasta, klub/komunitas otomotif dan promotor untuk melaksanakan event bermotor baik roda dua maupun roda empat secara berkesinambungan.

“Saya dan pengurus wajib meningkatkan profesionalisme organisasi. Tapi, untuk membangun dan mengembangkan dunia otomotif daerah ini, kami harus menjalin sinerji dengan pihak terkait. Tak akan bisa berjalan sendiri-sendiri,” tambah peringkat 5 Besar FIA-PWRC 2012 dan juara Indonesia 2009, 2010, dan 2012 itu.

Untuk melaksanakan itu semua, lanjut Ubang, ia sudah mempersiapkan sejumlah program khusus bila nantinya dipercaya memimpin IMI Sulsel. Untuk program internal organisasi, ia inginkan pembenahan sistem administrasi dan informasi yang terpadu dan up-to-date serta dapat diakses seluruh anggota klub IMI Sulsel. Ia pun inginkan pengadaan peralatan dan inventaris perlombaan yang sesuai standard, baik untuk roda dua maupun roda empat.

“Itu untuk program dalam rangka membangun organisasi yang mandiri, profesional, dan modern tadi,” tandasnya.

Untuk program eksternal, ia mengaku sangat memahami kendala dan tantangannya karena ia tumbuh dan besar di daerah ini dan mencermati perkembangan otomotif Sulsel di setiap saat. Ia mengaku punya obsesi dan semangat untuk menciptakan situasi dan kondisi agar para atlet Sulsel bisa mengikuti jejaknya berprestasi ke tingkat nasional maupun internasional.

“Itu semua akan lebih cepat terealisasi jika daerah kita ini sudah punya sirkuit memadai. Kami akan siapkan sarana dan infrastrtukturnya. Itu sangat penting untuk menyaring para atlet bertalenta dan berpotensi. Tentu harus ada langkah lanjutan agar bakat-bakat dan potensi yang ada itu tidak mandek di tengah jalan. Harus ada pembinaan berjenjang. IMI akan merangkul dan memfasilitasi sponsor untuk masuk ke jenjang nasional dan tujuan berikutnya ke tingkat internasional," ungkapnya.

Sebagai atlet yang kenyang pengalaman di lapangan, Ubang sadar betul akan perlunya keberadaan event regular untuk mendapatkan atlet-atlet berpotensi tersebut. Dengan kata lain, event otomotif harus disemarakkan di daerah ini.

“Jika sudah begitu baru kita bicara promosi. Promosi untuk event-nya maupun promosi buat atlet itu sendiri. Kami sudah siapkan bentuk-bentuk kerjasama promosi dengan media lokal baik berupa televisi, radio, maupun media cetak. Dengan promosi itu saya yakin dukungan sponsor akan mengalir dan event otomotif di sini akan jadi sarana hiburan tersendiri buat masyarakat luas,” kata Ubang yang menyusun program itu berkat pengalamannya sendiri sebagai atlet yang penuh perjuangan dari level daerah.
 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar