Minggu, 24 Februari 2013

Nova Arifin 9h/20



AFP/GIUSEPPE CACACE Duo pebalap Ducati, Nikcy Hayden (kanan) dan Andrea Dovizioso, berpose dengan Ducati Desmosedici GP13 yang diluncurkan dalam event tahunan Wrooom Media di Italia, Selasa (15/1/2013).
KOMPAS.com - Ducati tetap optimistis menghadapi MotoGP musim 2013, meskipun performa Desmosedici GP13 tak meyakinkan pada uji coba resmi perdana pra-musim di Sirkuit Sepang, Malaysia, 5-7 Februari lalu. Tim Italia ini yakin, target untuk meraih podium bisa terwujud.

Merujuk hasil uji coba pra-musim tersebut, mustahil bagi Ducati untuk merealisasikan ambisi mereka itu. Bayangkan, tak satu pun motor Ducati finis dengan selisih waktu kurang dari dua detik dari pebalap Repsol Honda, Dani Pedrosa, yang mendominasi tiga hari tes itu. Bahkan mereka juga sulit bersaing dengan tim satelit Honda maupun Yamaha, karena dua pebalap tim pabrik Ducati, Nicky Hayden dan Andrea Dovizioso, finis di posisi kesembilan dan ke-10.

Nah, jika demikian maka performa GP13 ini hampir serupa dengan generasi sebelumnya, GP12, yang sangat kesulitan bersaing sepanjang musim 2012, di mana Hayden gagal meraih satu pun podium. Ini menjadi prestasi terburuk sepanjang kariernya di grand prix karena untuk pertama kalinya pebalap Amerika itu tak bisa berdiri di sana (podium).

Dalam persiapan menghadapi musim baru ini setelah ditinggalkan Valentino Rossi, yang gagal total selama dua musim karena hanya tiga kali naik podium, Ducati mengklaim telah melakukan perubahan radikal pada konsep Desmosedici. Mereka melakukan sejumlah pembaruan dan pengembangan yang sudah diujicoba test rider Michele Pirro.

Akan tetapi, hasil yang diperoleh masih jauh dari harapan. Alih-alih bisa bersaing melawan Honda dan Yamaha, Ducati justru kesulitan menghadapi tim satelit dua pabrik asal Jepang itu.

Meskipun demikian, direktur baru untuk proyek MotoGP Ducati, Paolo Ciabatti, tetap optimistis dengan peluang skuadnya untuk naik podium. Dia yakin, sebelum akhir musim 2013, Ducati bisa menembus posisi tiga besar.

"Pendapatku tak berubah dan kami mengatakan bahwa secara realistis bisa bertarung untuk naik podium sebelum musim berakhir. Secara realistis, hal tersebut akan terjadi pada paruh kedua dari musim ini.

"Kami jelas ketika mengatakan tentang tahun ini bahwa ini adalah tahun transisi dan kami harus bekerja. Kami tidak bisa mendesain sebuah mesin baru dan kami tak berpikir akan ada masalah besar dengan konsep mesin. Semoga kami bisa berada di bagian atas klasemen pada paruh musim. Saya berharap lebih awal karena penting bagi para pebalap melihat bahwa segalanya bergerak ke arah yang benar."
 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar